Sejarah

Sejarah Program Magister Pendidikan IPA

Program Studi Pendidikan Ilmu Pendidikan Alam (IPA) didirikan tanggal 21 Oktober 1993 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 588/DIKTI/Kep/1993. Berdirinya program studi pendidikan IPA tidak terlepas dari dedikasi para pakar pendidikan yang merintis program studi untuk mengembangkan pendidikan dan pengajaran dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam di IKIP Bandung kala itu. Di antara para perintis tersebut adalah Prof. Dr. Garnadi Prawirosudirdjo, M.Sc., Prof. Dr. Anna Peodjiadi, Prof. Dr. Ratna Wilis Dahar, M.Sc. dan Prof. Dr. Achmad A. Hinduan, M.Sc. Sejak beridinya pada tahun 1993 sampai sekarang nama Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam tidak pernah berubah. Program Studi Pendidikan IPA sejak adanya keharusan untuk diakreditasi BAN PT sampai saat ini selalu mendapatkan akreditasi peringkat A. Selain terakreditasi BAN PT, Program studi Pendidikan IPA sejak tahun 2014 telah terserfikasi ISO 9001:2008 dan sertifikasi ISO 9001:2015 tahun 2018. Pada tahun 2016 Program Studi Pendidikan IPA telah mendapatkan pengakuan internasional dalam bentuk sertifikasi ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA). Bidang kajian untuk program S2 Pendidikan IPA secara umum terfokus kepada pengembangan pengetahuan teknologi, pedagogi materi subyek (Technological Pedagogical Content Knowledge/ TPACK) IPA yang relevan dengan tuntutan pendidikan di era revolusi industri 4.0 dan tuntutan keterampilan abad ke-21. Kajian konsep-konsep kimia, fisika, biologi dalam konteks kurikulum sekolah dan kurikulum pendidikan tinggi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan bidang kajian lainnya. Kajian spesifik tentang pengembangan asesmen dalam pendidikan IPA, pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik (HOTS) merupakan kajian penting seiring dengan tuntutan keterampilan abad ke-21. Selain itu kajian budaya dan kearifan lokal dalam konteks pendidikan IPA (etno sains & etno pedagogi sains) dan pengembangan profesionalisme guru IPA menjadi salah satu bidang kajian penting pada prodi Pendidikan IPA. Filosofi kependidikan (kajian pedagogik) dan filsafat ilmu dibekalkan kepada mahasiswa untuk mendasari pemikiran pendidikan. Asesmen pembelajaran IPA dan inovasi pembelajaran IPA dengan menerapkan prinsip-prinsip perkembangan IPTEKS terkini juga menjadi bagian dari isi kurikulum 2018. Untuk penguatan kemampuan penyusunan tesis, disediakan mata kuliah metode penelitian, statistika terapan, dan kajian hasil-hasil penelitian pendidikan IPA internasional.

Sejarah Program Doktor Pendidikan IPA

Program Studi Pendidikan Ilmu Pendidikan Alam (IPA) didirikan tanggal 21 Oktober 1993 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 588/DIKTI/Kep/1993. Berdirinya program studi pendidikan IPA tidak terlepas dari dedikasi para pakar pendidikan yang merintis program studi untuk mengembangkan pendidikan dan pengajaran dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam di IKIP Bandung kala itu. Di antara para perintis tersebut adalah Prof. Dr. Garnadi Prawirosudirdjo, M.Sc, Prof. Dr. Anna Peodjiadi, Prof. Dr. Ratna Wilis Dahar, M.Sc. dan Prof. Dr. Achmad A. Hinduan, M.Sc. Sejak berdirinya pada tahun 1993 sampai sekarang nama Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam tidak pernah berubah. Program Studi Pendidikan IPA sejak adanya keharusan untuk diakreditasi BAN PT sampai saat ini selalu mendapatkan akreditasi peringkat A. Selain terakreditasi BAN PT, Program studi Pendidikan IPA sejak tahun 2014 telah terserfikasi ISO 9001:2008 dan sertifikasi ISO 9001:2015 tahun 2018. Bidang kajian untuk program S3 Pendidikan IPA secara umum terfokus kepada pengembangan pengetahuan teknologi, pedagogi materi subyek (Technological, Pedagogical Content Knowledge – TPACK) IPA yang relevan dengan tuntutan pendidikan di era revolusi industri 4.0 dan tuntutan keterampilan abad ke-21. Kajian konsep-konsep kimia, fisika, biologi dalam konteks kurikulum sekolah dan kurikulum pendidikan tinggi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan bidang kajian lainnya. Kajian spesifik tentang pengembangan asesmen dalam pendidikan IPA, pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik (HOTS) merupakan kajian penting seiring dengan tuntutan keterampilan abad ke-21. Selain itu kajian budaya dan kearifan lokal dalam konteks pendidikan IPA (etno sains & etno pedagogi sains) dan pengembangan profesionalisme guru IPA menjadi salah satu bidang kajian penting dalam kurikulum 2018 Prodi Pendidikan IPA. Filosofi kependidikan (kajian pedagogik) dan filsafat ilmu membekali dasar pemikiran pendidikan. Pengembangan program dan evaluasi program pendidikan IPA, pengembangan asesmen pembelajaran IPA, metode penelitian, statistika terapan, dan kajian hasil-hasil penelitian pendidikan IPA internasional merupakan mata kuliah yang diperuntukan kepada mahasiswa sebagai landasan dalam penyusunan disertasi.