RATUSAN GURU IPA SE-INDONESIA HADIRI PELATIHAN PEMBELAJARAN IPA INOVATIF DALAM EVENT ABDIMAS KOLABORASI UPI, UNPAK DAN PPII JAWA BARAT

Event kolaborasi pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) Nasional pertama dan terbesar sukses terselenggara atas kerja sama FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia, Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pakuan dan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII) Jawa Barat. Sejak pertama pendaftaran dibuka, kegiatan yang bertema “Pengembangan Pembelajaran Sains Inovatif yang Mendukung Pencapaian SDGs” tersebut berhasil menarik perhatian sekitar 700 guru IPA SMP dan SMA se-Indonesia sebagai pendaftar kegiatan yang berasal dari 31 provinsi. Kegiatan Abdimas kolaboratif tersebut sukses dilaksanakan secara daring pada tanggal 12 dan 16 Juli 2022, kemudian dilanjutkan secara luring open lesson pada tanggal 23 Juli 2022 di Bekasi dan Sumedang, dan pada 13 Agustus 2022 di Kota Cirebon. Kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk seminar, pelatihan  dan pendampingan tersebut dilaksanakan sebagai upaya perguruan tinggi membantu meningkatkan kualitas dan inovasi pembelajaran IPA di sekolah sekaligus merangsang guru IPA agar dapat melaksanakan pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan. 

Pembukaan kegiatan (12/07/2022) Abdimas yang diketuai oleh Ibu Dr. Hernani, M.Si tersebut, menghadirkan para pimpinan instansi yaitu Prof. Dr. Ing. Soewarto Hardienata selaku Dekan SPs UNPAK, Dr.rer.nat Adi Rahmat, M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik sekaligus mewakili Dekan FPMIPA UPI, Prof. Dr. Indarini Dwi Puspitasari, M.Si. selaku Ketua Prodi S2 pend IPA SPs UNPAK dan Prof. Dr. Anna Permanasari, M.Si selaku Ketua PPII Pusat. Kegiatan langsung dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan FPMIPA UPI, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi utama oleh Ibu Prof. Dr. Anna Permanasari, M.Si. selaku Ketua PPII Jawa Barat dengan tema “ESD Sebagai Platform Pembelajaran IPA untuk Mendukung Pencapaian SDG’s”. Materi utama kedua disampaikan oleh Ibu Dr. Ida Kaniawati, M.Si. selaku Ketua Program Studi S2/S3 Pendidikan IPA FPMIPA UPI dengan tema “Inovasi Pembelajaran IPA untuk mencapai SDGs”. 

Setelah penyampaian dua materi utama tersebut, pada sesi pleno para peserta guru IPA dikelompokkan sesuai tujuh tema pilihan materi yang disampaikan oleh Tim Abdimas yang terdiri dari dosen UPI dan 7 dosen UNPAK serta melibatkan 48 mahasiswa S1/S2/S3 Pendidikan IPA dari UPI dan UNPAK. Ketujuh pilihan tema (sub-tema) materi tersebut antara lain:

  1. Inovasi Penggunaan KIT dalam Pembelajaran IPA, disampaikan oleh Tim Abdimas dosen UPI yaitu Dr. Didi T Chandra, M.Si., Dr. Parsaoran Siahaan, M.Pd., Prof. Yayan Sanjaya, M.Si., Dr. Hayat Solihin, M.Sc., dan Dr. Any Fitriani, M.Si., serta dosen UNPAK yaitu Dr. Irvan Permana, M.Pd. dan Dr. Dadang Jaenudin, M.Si.
  2. Desain Pembelajaran Biologi dan Asesmen Inovatif Berorientasi ESD, disampaikan oleh Tim Abdimas dosen UPI yaitu Prof. Dr.Phil. Ari Widodo, M.Ed., Dr. Siti Sriyati M.Si., Dr. Widi Purwianingsih, M.Si., Dr. Rini Solihat, M.Pd., dan Eliawati, M.Pd.
  3. Pembelajaran dan Asesmen Sains Berbasis STEM, disampaikan oleh Tim Abdimas dosen UPI yaitu Dr. Harry Firman, M.Pd., Irma Rahma Suwarma, M.Pd., Ph.D., Dr.rer.nat. Ahmad Mudzakir, M.Si., Dr. Hernani, M.Si., Dr. Ida Kaniawati, M.Si., dan Dr. H. Taufik Rahman, M.Pd., serta dosen UNPAK yaitu Prof. Dr. Indarini Dwi Puspitasari, M.Si.
  4. Pengembangan Pembelajaran IPA Inkuiri Berbasis Web, disampaikan oleh Tim Abdimas dosen UPI yaitu Dr. Diana Rochintaniawati, M.Ed., Dr. Rika Rafikah Agustin, M. Pd., dan Dr. Riandi, M.Si.
  5. Penggunaan IT dalam Pembelajaran IPA Inovatif bagi Guru Sains, disampaikan oleh Tim Abdimas dosen UPI yaitu Dr. Eka Cahya Prima, MT., Dr.rer.nat. Adi Rahmat, M.Si., Dr. Tuszie Widhiyanti, M.Pd., Dr. Lilik Hasanah, M.Si., Dr. Dadi Rusdiana, M.Si., Prof. Dr. Ida Hamidah, M.Si., dan Prof. Andi Suhandi, M.Si., serta dosen UNPAK yaitu Dr. Didit Ardianto, M.Pd. 
  6. Potensi dan Kearifan Lokal dan Pembelajaran IPA, disampaikan oleh Tim Abdimas dosen UPI yaitu Dr. Galuh Yuliani, M.Si. Prof. Dr. Asep Kadarohman, M.Si. Dr. Momo Rusbiono, M.Pd., Dr.paed. Sjaeful Anwar, Prof. Dr. Parlindungan Sinaga, M.Si., dan Dr. Nanang Winarno, M.Ed., serta dosen UNPAK yaitu Prof Dr. Prasetyorini, M.Si., dan Dr. Leny Heliawati, M.Si. 
  7. Penguatan dan Pendampingan Asesmen Formatif Inovatif bagi Guru Sains, disampaikan oleh Tim Abdimas dosen UPI yaitu Prof. Dr. Nuryani Rustaman, M.Pd., Dr. Muslim, M.Pd., Dr. Ridwan Efendi, M.Pd. Lilit Rusyati, M.Pd., Dr. Winny Liliawaty, M.Pd., Prof. Dr. Nahadi, M.Si., M.Pd., dan Dr. Ana Ratna Wulan, M.Pd.

Setelah sukses hari pertama, kegiatan Abdimas kembali dilaksanakan pada sesi kedua (16/07/2022) secara daring dengan tujuan mendampingi guru IPA dalam membuat perangkat pembelajaran IPA sesuai dengan sub-tema yang dipilih. Para guru IPA dikelompokkan sesuai sub-tema yang dipilih kemudian berdiskusi dalam merencanakan dan membuat perangkat pembelajaran IPA. Berbagai produk perangkat pembelajaran dihasilkan dalam kegiatan ini diantaranya Perangkat RPP dan LKPD pembelajaran IPA berbasis STEM dan berorientasi SDGs, LKPD praktikum Fisika/Kimia/Biologi berbasis KIT, Perangkat RPP dan asesmen pembelajaran Biologi berbasis ESD, Perangkat RPP dan LKPD berbasis Inkuiri Web, Perangkat pembelajaran IPA berbasis IT, Perangkat RPP dan LKPD pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal, dan Rancangan asesmen formatif inovatif pembelajaran IPA. Untuk menjamin keberhasilan dan keberlanjutan program, para guru IPA diminta berkomitmen untuk mengimplementasikan perangkat pembelajaran IPA yang telah dirancang di sekolah masing-masing secara kolaboratif, sehingga para guru sebagai peserta kegiatan Abdimas akan mendapatkan sertifikat kegiatan dengan 32 Jam. Tim Abdimas juga menjalin kerja sama dengan beberapa  sekolah di Bekasi, Sumedang dan Cirebon sebagai tempat implementasi pembelajaran secara kolaboratif berbasis lesson study secara luring.

Salah satu sekolah mitra di Bekasi sebagai tempat implementasi pembelajaran luring adalah Sekolah Quantum Inti Indonesia (SQII). Implementasi pembelajaran di SQII (23/07/2022) dilaksanakan secara kolaboratif berbasis lesson study untuk sub-tema pembelajaran IPA berbasis STEM, pembelajaran IPA berbasis IT dan pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal serta implementasi inovasi penggunaan KIT dalam pembelajaran IPA. Kegiatan implementasi pembelajaran di SQII Bekasi mendapat sambutan yang positif dan antusias dari Pimpinan SQII dan para guru yang hadir sebanyak 45 orang dari berbagai daerah di sekitar Bogor dan Bekasi. Implementasi pembelajaran setiap sub-tema dilaksanakan oleh guru model sedangkan tim dosen dan guru lainnya bertindak sebagai pengamat proses pembelajaran. Proses pembelajaran terlaksana sesuai dengan skenario yang telah didesain guru. Para siswa juga aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Salah satu kelas implementasi yakni pembelajaran berbasis STEM, terlihat siswa antusias dapat mendesain rancangan model peralatan penjernih air kemudian aktif mengkomunikasikan gagasan tentang model peralatan penjernih air yang telah didesain. 

Setelah pembelajaran selesai dilaksanakan, guru model, guru observer dan Tim Abdimas yang juga ikut dalam pelaksanaan pembelajaran sebagai observer kemudian melaksanakan kegiatan refleksi. Guru model dan para observer merefleksi kegiatan pembelajaran untuk mengetahui keterlaksanaan dan mendapatkan saran penguatan sehingga upaya perbaikan pembelajaran dapat dilaksanakan pada proses pembelajaran selanjutnya, khususnya bagi guru lainnya yang akan mengimplementasikan di sekolah masing-masing. Para Tim Abdimas juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan sehingga tercipta learning community yang dapat terus berinovasi dalam pembelajaran IPA secara kolaboratif dan berkelanjutan.

KUATKAN DAN DAMPINGI GURU SAINS TENTANG ASESMEN FORMATIF INOVATIF, KBK ASESMEN PEMBELAJARAN SAINS PRODI PENDIDIKAN IPA UPI GELAR PkM

D:\S2 PENDIDIKAN IPA\PROPOSAL PKM BIDANG ILMU KBK ASESMEN PEMBELAJARAN IPA\DOkumentasi\WhatsApp Image 2022-07-30 at 10.01.23 AM.jpeg

Kelompok Bidang Kajian (KBK) Asesmen Pembelajaran Sains Program Studi Magister dan Doktoral Pendidikan IPA FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berkolaborasi dengan Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pakuan dan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII) Jawa Barat mengadakan “Penguatan dan Pendampingan Asesmen Formatif Inovatif bagi Guru Sains”.  Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis kepakaran bidang ilmu, yaitu kelompok bidang kajian asesmen pembelajaran sains. Tim yang terdiri dari Prof. Dr. Nuryani Rustaman, M.Pd., Dr. Muslim, M.Pd., Dr. Ridwan Efendi, M.Pd. Lilit Rusyati, M.Pd., Dr. Winny Liliawaty, M.Pd., Prof. Dr. Nahadi, M.Si., M.Pd., dan Dr. Ana Ratna Wulan, M.Pd. bersama mahasiswa yang terdiri dari Mely Yani, Anazar Priatna, Anisa Apriliska, Salma Hayatun, Widya Rahmatika dan Triska Nuryanti mengadakan PkM secara bertahap dan berkelanjutan selama tiga kali, pada 12, 16, dan 23 Juli 2022. Penguatan dan pendampingan mencakup tiga kegiatan pokok, yaitu: (1) Penguatan hakikat asesmen pembelajaran sains, literasi asesmen sebagai kompetensi guru sains, asesmen formatif dalam pembelajaran sains, dan teknik asesmen formatif inovatif dalam pembelajaran sains; (2) Pendampingan merencanakan (plan) dan mendesain (design) asesmen formatif pembelajaran sains; dan (3) Focus Group Discussion (FGD) dan refleksi (reflect) tindak lanjut pengembangan asesmen formatif pembelajaran sains. Kegiatan penguatan hakikat asesmen pembelajaran sains, literasi asesmen sebagai kompetensi guru sains, asesmen formatif dalam pembelajaran sains, dan teknik asesmen formatif inovatif dalam pembelajaran sains, dilaksanakan pada 12 dan 16 Juli 2022 secara virtual, pendampingan merencanakan (plan) dan mendesain (design) asesmen formatif pembelajaran sains dilaksanakan pada 16 Juli 2022 secara virtual melalui ragam platform, sedangkan Focus Group Discussion (FGD) dan refleksi (reflect) tindak lanjut pengembangan asesmen formatif pembelajaran sains dilaksanakan secara blended pada 23 Juli 2022 dengan lokasi utama bertempat di SMPN 7 Sumedang. Focus Group Discussion (FGD) dan refleksi (reflect) tindak lanjut pengembangan asesmen formatif pembelajaran sains mencakup tiga kegiatan pokok, yaitu: (1) presentasi rencana dan desain asesmen formatif pembelajaran sains; (2) Focus Group Discussion (FGD); dan (3) refleksi tindak lanjut pengembangan asesmen formatif pembelajaran sains. Kegiatan ini dihadiri kepala sekolah SMPN 7 Sumedang, Dr. H. Sutarman, M.Pd. dan diikuti 41 guru sains dari berbagai sekolah di Indonesia (Jawa Barat, Penajam Paser Utara, Makasar, Bandar Lampung, Dumai, dan Tanjung Jabung Barat). Dalam sambutannya pada acara pembukaan kegiatan, Kepala Sekolah SMPN 7 Sumedang, mengungkapkan rasa bahagianya dan terima kasih kepada tim PkM UPI yang telah memilih sekolahnya sebagai tempat pengabdian dan siap secara berkala memfasilitasi kegiatan-kegiatan serupa. Sementara itu, ketua PkM, Dr. Muslim, M.Pd., mengungkapkan bahwa bergulirnya kebijakan kurikulum yang menekankan asesmen formatif mendorong guru sains kompeten dalam kompetensi asesmen formatif, sehingga perlu diadakan in service training kompetensi ini.  Diungkapkan oleh mahasiswa sebagai panitia PkM bahwa kegiatan pengabdian ini sangat diminati dan mendapat respon positif dari guru sains. Respon guru sains terhadap pelaksanaan PkM mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu kegiatan yang relevan dengan tuntutan saat ini, materi inovatif, dipaparkan jelas dan mampu dipahami serta bermanfaat untuk diterapkan. D:\S2 PENDIDIKAN IPA\PROPOSAL PKM BIDANG ILMU KBK ASESMEN PEMBELAJARAN IPA\DOkumentasi\4.png